Jakarta, — Partai Keadilan Sejahtera (PKS) secara resmi menggelar Musyawarah Nasional (Munas) VI pada Ahad (28/9/2025) di Hotel Sultan, Jakarta. Ketua Dewan Pengurus Wilayah (DPW) PKS Jawa Tengah, Hadi Santoso, menegaskan komitmennya untuk menindaklanjuti hasil Munas dengan aksi nyata di lapangan.
“Alhamdulillah hari ini kita menyelesaikan acara seremonial bersama dengan partai politik lain. Kita sudah mendengarkan hasil keputusan Majelis Syuro, arahan dari Ketua MPP, dari DSP, Sekjen, serta berbagai keputusan penting lainnya dalam Munas VI,” ujar Hadi.

Dengan mengangkat tema ‘Kokoh Bersama, Majukan Indonesia’, Munas VI ingin menegaskan komitmen PKS memperkuat soliditas internal sekaligus mengambil peran dalam pembangunan nasional.
Melalui Munas VI, PKS menegaskan perannya sebagai partai yang tidak hanya fokus pada kepentingan praktis politik, tetapi juga menempatkan kepentingan rakyat dan masa depan Indonesia sebagai prioritas utama. Hal ini sejalan dengan visi PKS Jawa Tengah yang sebelumnya telah ditekankan pada Muswil VI, yakni mewujudkan gerakan melayani dan menghadirkan kantor-kantor partai sebagai pos pelayanan rakyat.
“Kantor-kantor PKS di setiap tingkatan adalah pos-pos pelayanan masyarakat. Ini wujud nyata komitmen kami untuk hadir membersamai rakyat dalam setiap waktu dan kondisi,” jelasnya.
Hadi menambahkan, arah kebijakan PKS Jawa Tengah ke depan kini sudah jelas setelah mendapat arahan dari forum Munas VI. Selanjutnya, pihaknya akan fokus pada tahap implementasi di lapangan.
“InsyaAllah terkait dengan rencana kerja ke depan, terkait dengan arah kebijakan partai, semuanya sudah dibicarakan. Tinggal kami mengejawantahkan dalam hal-hal teknis di lapangan. InsyaAllah Jawa Tengah siap,” tegasnya.




